PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH DAUN KOPI MENJADI TEH HERBAL DI DESA LEBAH SEMPAGA, NARMADA, KABUPATEN LOMBOK BARAT: PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH DAUN KOPI MENJADI TEH HERBAL DI DESA LEBAH SEMPAGA, NARMADA, KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstract
ABSTRACT
Training on processing coffee leaf waste into herbal tea in Lebah Sempaga Village, Narmada, West Lombok Regency, aims to support tourism activities and improve the skills and knowledge of the community in managing abundant coffee leaf waste. So far, coffee leaf waste tends to be wasted, even though the potential for processing it into herbal tea has high economic value and is beneficial for health. This training includes various stages, starting from the collection of coffee leaves, sorting the separation of the stem from the leaves, washing in running water, drying process, roasting process, reducing coffee leaves (crushing), packaging herbal tea making into products. It is hoped that the results of this training can not only increase community income but also contribute to environmentally friendly waste management. In addition, this training emphasizes the importance of environmental sustainability and community awareness of the potential of natural resources around them.
Keywords
coffe leaves, herbal tea, skills
References
- Agustin, N. (2020). Pemanfaatan Limbah Daun Kopi untuk Produk Teh Herbal: Potensi dan Manfaatnya. Jurnal Agribisnis, 12(1), 45-58.
- Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2019). Pengolahan Limbah Pertanian untuk Produk Bernilai Ekonomis Tinggi. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.
- Prabowo, A. , dan Hadi, S. (2021). Inovasi Pengolahan Limbah Daun Kopi sebagai Teh Herbal dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 5(2), 100-113.
- Suryani, T. , dan Zulfikar, M. (2022). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Limbah Daun Kopi: Studi Kasus di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(3), 130-144.
- Wijaya, A. (2018). Teh Herbal dan Potensinya sebagai Produk Kesehatan. Jurnal Kesehatan dan Gizi, 6(4), 212-220.
- Setiawan, R. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Daun Kopi Menjadi Teh Herbal di Desa Sumber Rejo. Jurnal Ilmiah Masyarakat, 11(2), 75-89.
- Indriani, S. (2021). Pengolahan Limbah Daun Kopi Menjadi Produk Teh Herbal Berbasis Keberlanjutan Lingkungan. Jurnal Agrikultur, 19(2), 112-124.
- Nurhayati, H. , dan Puspitasari, D. (2020). Kesiapan Masyarakat dalam Mengembangkan Usaha Pengolahan Limbah Daun Kopi di Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(1), 78-89.
- Rahayu, L. (2019). Teh Herbal dari Daun Kopi: Manfaat Kesehatan dan Prospek Pasar. Jurnal Kesehatan, 7(3), 150-160.
- Santosa, H. (2021). Peningkatan Keterampilan Pengolahan Limbah Kopi di Desa Lebah Sempaga, Narmada. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 4(1), 35-42.
- Dewi, T. (2020). Pengolahan Daun Kopi Menjadi Produk Teh Herbal: Peluang dan Tantangan. Jurnal Teknologi Pangan, 14(3), 200-215.
- Tanjung, E. , dan Sutrisno, W. (2022). Inovasi Pengolahan Limbah Daun Kopi sebagai Teh Herbal di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pengembangan Teknologi Pertanian, 18(2), 185-198.
- Wulandari, S. (2023). Strategi Pemasaran Produk Teh Herbal Daun Kopi untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat. Jurnal Manajemen Pemasaran, 16(1), 80-92.
- Mahendra, A. (2018). Daun Kopi Sebagai Teh Herbal: Peluang untuk Masyarakat Perkebunan Kopi. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 12(4), 170-180.