IMPLEMENTASI TRANSPLANTASI KARANG ACROPORA MENGGUNAKAN MEDIA “POHON TERUMBU” UNTUK REHABILITASI TERUMBU KARANG DI TAMAN LAUT PANDANAN, DESA MALAKA
Abstract
Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan laut dan mendukung potensi wisata bahari. Upaya rehabilitasi terumbu karang memerlukan metode yang dapat diterapkan secara sederhana serta melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan transplantasi karang Acropora menggunakan media tanam berbentuk pohon terumbudi Taman Laut Pandanan, Desa Malaka. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei lokasi, pembuatan media tanam menggunakan pipa PVC, persiapan dan pengikatan fragmen Acropora, penurunan media ke lokasi transplantasi, serta monitoring awal. Pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa KKN bersama kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas). Area yang direncanakan untuk penanaman terumbu karang memiliki luas sekitar 800 m², dengan sekitar 300 m² telah ditanami pada saat kegiatan dilaksanakan. Monitoring yang dilakukan dua minggu setelah pemasangan menunjukkan bahwa media pohon terumbu masih berada dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan, sedangkan fragmen Acropora yang ditransplantasikan masih hidup dan berada pada media tanam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media pohon terumbu dapat diterapkan sebagai sarana awal transplantasi Acropora serta menjadi pendekatan rehabilitasi terumbu karang yang melibatkan masyarakat. Monitoring secara berkala dalam jangka lebih panjang tetap diperlukan untuk mengevaluasi keberlangsungan hidup dan perkembangan karang hasil transplantasi.
Keywords
Acropora, rehabilitasi terumbu karang, transplantasi karang, pohon terumbu
References
- Naufalzuhdi, A., Yulianto, G., & Sapanli, K. (2024). Nilai Ekonomi Ekosistem Karang Pulau Pari dan Pengelolaan Berkelanjutan. ALBACORE: Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 8(3), 255.
- Madduppa, H., Subhan, B., Arafat, D., & Zamani, N. P. (2016). Riset dan Inovasi Terumbu Karang dan Proses Pemilihan Teknik Rehabilitasi: Sebuah Usulan Menghadapi Gangguan Alami dan Antropogenik Kasus di Kepulauan Seribu. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan, 3(2), 45-54.
- Subhan, B., Madduppa, H., Arafat, D., & Soedharma, D. (2014). Bisakah Transplantasi Karang Perbaiki Ekosistem Terumbu Karang? Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan, 1(3), 159-164.
- Saputra, A., Permana, D. D., Cahyo, F. D., Arif, A., & Wijonarko, E. A. (2021). Transplantasi Terumbu Karang Acropora spp. untuk Rehabilitasi Terumbu Karang di Pulau Panjang, Teluk Banten. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT), 4(2), 105-115.
- Johan, O., Soedharma, D., & Suharsono, S. (2016). Tingkat Keberhasilan Transplantasi Karang Batu di Pulau Pari Kepulauan Seribu, Jakarta. Jurnal Riset Akuakultur, 3(2), 289-300.
- Bukhari, P. R., & Kurniawan, D. (2021). Optimasi Penggunaan Waktu Pembersihan untuk Suksesi Transplantasi Karang Acropora millepora di Perairan Malang Rapat, Bintan. Jurnal Kelautan Nasional, 16(2), 145-156.
- Kasmi, M., Makulawu, A. R., Kudsiah, H., Sari, N. W. P., & Siringoringo, R. M. (2023). Penerapan Teknologi Transplantasi dan Restorasi Karang untuk Pengembangan Desa Wisata Bahari Masyarakat Pulau Karanrang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 7(2), 450-461.